Rangkuman Lensa Cembung dan Lensa Cekung (SMP)
SMP WR
SUPRATMAN 2 MEDAN
Tahun
Pelajaran : 2019/2020
Semester : II (Dua)
Kelas : VIII SMP/MTs
Materi
Ajar : Rangkuman Lensa
Cembung dan Cekung
Hari/tanggal : …………………..
Waktu : …………………..
Guru : Parulian Simorangkir,
S.si., S.Pd
1. Lensa
Cembung
Lensa
cembung disebut lensa positip dan sering di sebut lensa convergen. Karena dapat mengumpulkan cahaya dari semua arah.
Aturan
sinar istimewa pada lensa cembung
a. Sinar datang sejajar dengan sumbu uatama akan dibiaskan melalui titik fokus aktif F2.
b. Sinar datang melalui titik fokus F1 yang berada di depan lensa, akan dibiaskan sejajar dengan sumbu utama.
c. Sinar datang melalui titik pusat kelengkungan akan diteruskan.
2.
Lensa
Cekung
Lensa
cekung disebut lensa negatip dan sering disebut sebagai lensa Divergen. Karena dapat
menyebarkan cahaya ke segala arah.
Aturan
sinar istimewa pada lensa cekung
a. Sinar datang sejajar sumbu utama akan dibiaskan seolah – olah melalui titik fokus aktif F1.
b. Sinar datang menuju titik fokus pasif F2 akan dibiaskan sejajar dengan sumbu utama.
c. Sinar datang menuju pusat kelengkungan akan diteruskan.
3.
Rumus
– rumus
a. Mencari atau menghitung jarak bayangan terhadap lensa.
Atau menggunakan rumus cepat
Keterangan :
b. Hubungan jari – jari tehadap fokus lensa, R :
Keterangan
:
R = jari – jari kelengkungan lensa (m)
c. Menghitung perbesaran bayangan, M :
Atau
M
= perbesaran bayangan (kali)
h
= tinggi benda (m)
h’ = tinggi bayangan (m)
d.
Kuat
lensa, P :
Jika fokus yang digunakan dalam soal menggunakan satuan centimeter (cm). Maka rumus kuat lensa :
Jika fokus yang digunakan dalam soal menggunakan satuan meter (m). Maka rumus kuat lensa :
Keterangan
:
P
= kuat lensa (dioptri)
e.
Dalil
Esbach
Dalil ini hanya membantu menentukan ruang bayangan, dan selanjutnya dapat menjelaskan sifat bayangan secara kualitatif.
“Ruang Benda + Ruang Bayangan = 5”
Ruang
Benda menggunakan numerik biasa 1, 2, 3, dan 4. Sementara ruang bayangan I, II,
III, dan IV.
4.
Contoh
dan Pembahasan
Contoh
: 1 (lensa Cembung)
Sebuah
benda yang tingginya 2 cm berdiri 6 cm di depan lensa cembung yang jarak
fokusnya (titik apinya) 4 cm. Tentukan :
a.
Letak
bayangan
b.
Perbesaran
bayangan
c.
Tinggi
bayangan
d.
Sifat
bayangan
Pembahasan
:
Sifat
bayangan (bagian d) dapat langsung kita jawab dengan menggunakan Dalil Esbach.
Mari kita lihat,
Ruang
benda RB = 2 maka ruang bayangan RBy = …
ó RB + RBy = 5
ó 2 + RBy = 5
ó RBy = 5 – 2
ó
RBy = III
Sifat
bayangannya :
RBy
= III , di belakang lensa + nyata + terbalik
RBy
> RB , diperbesar
Dengan
menggunakan rumus,
Bagian a)
Letak
bayangan s’ = + 12 cm,
di
belakang lensa dan nyata
bagian b)
Tanda
minus berarti bayangan yang dihasilkan terbalik. Dan angka 2, berarti
diperbesar 2 kali.
Bagian c)
Bagian d)
Sifat
bayangan :
·
Di belakang
lensa
·
Nyata
·
Terbalik
·
Diperbesar
2 kali
Contoh
: 2 (Lensa cekung)
Sebuah
benda yang tingginya 2 cm berada 6 cm di depan lensa cekungyang jarak fokusnya
4 cm. Tentukan :
a.
Letak
bayangan
b.
Perbesaran
bayangan
c.
Tinggi
bayangan
d.
Sifat
bayangan
Pembahasan :
Bagian a)
Bayangan s’ = – 2,4 cm berarti di depan lensa dan maya.
Bagian b)
Bayangan tegak (M +) dan bernilai 0,4 kali (diperkecil)
Bagian c)
Bagian d)
Sifat bayangan :
·
Di depan
lensa
·
Maya
·
Tegak
·
Diperkecil
Contoh
: 3
Jarak fokus
lensa :
a.
50
cm
b.
–
25 cm
Kuat lensa dan jenisnya.
Pembahasan :
Bagian a)
Jenis lensa adalah lensa cembung.
Bagian b)
Jenis lensa adalah lensa cekung
Komentar
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar dengan Bijak sesuai dengan semangat kemajuan yang membangun Blog ini dan Jangan keluar dari topik