Tampilkan postingan dengan label FISIKA XII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FISIKA XII. Tampilkan semua postingan

DASAR - DASAR DIGITAL : GERBANG LOGIKA

SMA WR SUPRATMAN 2 MEDAN
                                               Tahun Pelajaran   :
                                               Semester              : II (Dua)
                                               Mata Pelajaran     : Fisika
                                               Kelas                     : XII IPA
                                               Hari/tanggal         :
                                               Waktu                    :
 
Pertemuan ke – 1
 
Daftar Isi :
1.    Materi
2.1.    Gerbang AND
2.2.    Gerbang OR
2.3.    Gerbang NOT
2.4.    Gerbang NAND
2.5.    Gerbang NOR
2.6.    Gerbang XOR
2.    Contoh soal
3.    Latihan
 
Mari kita pelajari secara ringkas dan sistematis.

 

1.    Gerbang AND
Gerbang AND menyatakan operasi perkalian dot dalam elektronika digital.
 
GERBANG AND 2 – masukan

GERBANG AND 2 – masukan


Tabel Kebenaran
TABEL KEBENARAN GERBANG AND 2 - MASUKAN
 

 

2.    Gerbang OR
Gerbang yang menyatakan penjumlahan dalam rangkaian digital elektronik.

 

GERBANG OR 2 – masukan 

GERBANG OR 2 – masukan

Tabel Kebenaran
TABEL KEBENARAN GERBANG OR 2 – masukan
 
3.    Gerbang NOT
Gerbang logika yang menidakkan dalam rangkaian digital.

 

GERBANG NOT 1 – masukan

GERBANG NOT 1 – masukan

Tabel Kebenaran
TABEL GERBANG NOT 1 – masukan

 

4.    Gerbang NAND
Gerbang logika yang menidakan hasil AND.

 

GERBANG NAND 2 – masukan

GERBANG NAND 2 – masukan

Tabel kebenaran
TABEL KEBENARAN GERBANG NAND 2 – masukan
 

 

5.    Gerbang NOR
Gerbang logika OR yang ditidakan.

 

GERBANG NOR 2 – masukan

GERBANG NOR 2 – masukan

Tabel Kebenaran
TABEL KEBENARAN GERBANG NOR 2 – masukan
 

6.    Gerbang XOR
Gerbang XOR merupakan singkatan dari Exkusif OR.

 

XOR 2 – masukan

GERBANG XOR 2 – masukan


Tabel Kebenaran
TABEL KEBENARAN XOR 2 – masukan
 
Contoh Soal dan Pembahasan
Aljabar Bolean merupakan aljabar digital untuk menyusun dan menyelesaikan persamaan matematika.
 
Contoh : 1
Buatlah rangkaian gerbang digital dari persamaan A.(B + C).
 
Penyelesaian :

GAMBAR CONTOH 1

Contoh : 2
Buktikan persamaan A.(B + C) = A.B + B.C
 
Penyelesaian :
 
Rangkaian digital sebelah kiri,

GAMBAR CONTOH 2 KIRI

Tabel kebenaran
TABEL KEBENARAN CONTOH 2 SISI KIRI

Sisi bagian kanan,

GAMBAR CONTOH 2 KANAN


Tabel kebenaran
TABEL KEBENARAN CONTOH 2 KANAN

Dari kedua tabel kebenaran, hasilnya membuktikan kebenaran A.(B+C) = (A.B) + (A.C).
 
Contoh : 3
Tuliskan persamaan Bolean dari gambar rangkaian digital berikut ini.
GAMBAR CONTOH 3



Penyelesaian :
Perhatikan tanda “o” merupakan penidakan. Sehingga persamaannya dapat kita buat seperti berikut.



LATIHAN

Soal : 1
Gambarkan rangkaian digital berikut ini.
·         Y = A.(1 + B)
·         Identitas
  
Soal : 2
Gambarkan rangkaian digital yang memiliki persamaan Bolean berikut.
GAMBAR LATIHAN SOAL 2
 
Soal : 3
Perhatikan gambar di bawah ini,

GAMBAR LATIHAN SOAL 3

Jika A = C = 1 dan B = 0, maka outputnya sama dengan … 

 

8 Contoh soal Efek Foto Listrik

Nama Sekolah     : ………………….
Tahun Pelajaran   : ………………….
Semester            : ………………….
Kelas                  : XII – IPA
Materi Ajar          : Efek Foto Listrik
Hari/tanggal        : …………………..
Waktu                 : …………………..
Guru                   : Parulian Simorangkir, S.si.,S.Pd
 
Soal : 1
Perhatikan gambar percobaan penyinaran suatu lempeng logam dengan cahaya berikut.
gambar soal 1

Jika fungsi kerja logam adalah 2,2 eV dan cahaya yang disinarkan memiliki panjang gelombang λ dan frekuensi f tentukan:
a)    energi cahaya minimal yang diperlukan agar elektron lepas dari logam
b)    frekuensi cahaya minimal yang diperlukan agar elektron lepas dari logam
c)    panjang gelombang maksimum yang diperbolehkan agar elektron lepas dari
    logam (Cepat rambat cahaya c = 3 x 108 m/s, tetapan Planck h = 6,6 x 10−34 
    Js, dan 1 eV = 1,6 x 10−19 joule)
 
Pembahasan

Bagian a)
energi cahaya minimal yang diperlukan agar elektron lepas dari logam sama dengan energi cahaya minimal tidak lain adalah energi ambang atau fungsi kerja logam. Sehingga Wo = 2,2 eV.
Wo = 2,2 x (1,6 x 10−19 ) joule
Wo = 3,52 x 10−19 Joule

Bagian b)
frekuensi cahaya minimal yang diperlukan agar elektron lepas dari logam.

Catatan,
energi foton atau cahaya adalah E = hf, E disini dilambangkan sebagai Wo sehingga.

ó Wo = h.fo
ó 3,52 x 10−19 J = 6,6.10−34 x fo.
ó fo = 0,53 x 1015 Joule

Bagian c)
panjang gelombang maksimum yang diperbolehkan agar elektron lepas dari logam
 
Hubungkan dengan kecepatan cahaya.

ó λmax = c / fo.
ó λmax = 3 x 108 / 0,53 x 1015.
ó λmax = 5,67 x 10−7 m

Soal : 2
Perhatikan gambar percobaan penyinaran suatu lempeng logam dengan cahaya berikut :
gambar soal 2

Jika fungsi kerja logam adalah 2,1 eV dan cahaya yang disinarkan memiliki panjang gelombang 2500 Å dengan konstanta Planck 6,6 x 10−34 Js dan 1 eV = 1,6 x 10−19 joule, tentukan :
a)    energi ambang logam dalam satuan joule
b)    frekuensi ambang
c)    panjang gelombang maksimum yang diperlukan untuk melepas elektron dari 
     logam
d)    panjang gelombang dari cahaya yang disinarkan dalam meter
e)    frekuensi dari cahaya yang disinarkan dalam Hz
f)     energi foton cahaya yang disinarkan
g)    energi kinetik dari elektron yang lepas dari logam

Pembahasan
Perhatikan gambar penyelesaian berikut.
gambar soal 3

Logam yang di dalamnya terdapat elektron-elektron disinari oleh cahaya yang memiliki energi E. Jika energi cahaya ini cukup besar, maka energi ini akan dapat melepaskan elektron dari logam, dengan syarat, energi cahayanya lebih besar dari energi ambang bahan. Elektron yang lepas dari logam atau istilahnya fotoelektron akan bergerak dan memiliki energi kinetik sebesar Ek.

Hubungan energi cahaya yang disinarkan E, energi ambang bahan Wo dan energi kinetik fotoelektron Ek.
E = Wo + Ek
atau
h.f = h.fo + Ek

Bagian a)
energi ambang logam dalam satuan joule.
Wo = 2,1 ev
Wo = 2,1 x (1,6 x 10−19 ) joule
Wo = 3,36 x 10−19 joule

Bagian b)
frekuensi ambang, fo :
Wo = h.fo
3,36 x 10−19 = 6,6 x 10−34 x fo
fo = 0,51 x 1015 Hz

Bagian c)
panjang gelombang maksimum yang diperlukan untuk melepas elektron dari logam.

λmax = c / fo
λmax = 3 x 108 / 0,51 x 1015
λmax = 5,88 x 10−7 m

Bagian d)
panjang gelombang dari cahaya yang disinarkan dalam meter

λ = 2500 Å
λ = 2500 x 10−10 m
λ = 2,5 x 10−7 m

Bagian e)
frekuensi dari cahaya yang disinarkan dalam Hz

f = c/λ
f = (3 x 108)/(2,5 x 10−7)
f = 1,2 x 1015 Hz

Bagian f)
energi cahaya yang disinarkan

E = hf
E = (6,6 x 10−34) x 1,2 x 1015 .
E = 7,92 x 10−19 joule.

Bagian g)
energi kinetik dari elektron yang lepas dari logam
ó E = Wo + Ek
ó 7,92 x 10−19 = 3,36 x 10−19 + Ek
ó Ek = (7,92 – 3,36) x 10−19 Joule
ó Ek = 4,56 x 10−19 Joule.

Soal : 3
Sebuah keping logam yang mempunyai energi ambang 2 ev disinari dengan cahaya monokromatis dengan panjang gelombang 6000 Å hingga elektron meninggalkan permukaan logam. Jika h = 6,6 × 10−34 Js dan kecepatan cahaya 3 × 108 m/detik, maka energi kinetik elektron yang lepas....
A. 0,1 × 10–19 joule
B. 0,16 × 10–19 joule
C. 1,6 × 10–19 joule
D. 3,2 × 10–19 joule
E. 19,8 × 10–19 joule

Pembahasan
 
Diketahui:
Energi ambang Wo

Wo = 2 eV
Wo = 2 x (1,6 x 10−19 )
Wo = 3,2 x 10−19 Joule

Panjang gelombang λ

λ = 6000 Å
λ = 6000 x 10−10 m
λ = 6 x 10−7 m

ditanya :
energi kinetik foto elektron EK = … ?

Jawab :
gambar penyelesaian soal 3

Kunci : A

Soal No. 4
Permukaan katode disinari cahaya sampai pada frekuensi tertentu, ternyata tidak terjadi foto elektron. Agar permukaan katode memancarkan foto elektron, usaha yang dapat dilaksanakan adalah …
A.    mengurangi tebal katode dan memperbesar intensitas cahaya
B.    memperbesar panjang gelombang dan memperbesar intensitasnya
C.    mengurangi tebal katode dan memperbesar panjang gelombang
D.    memperbesar frekuensi cahaya sampai frekuensi batas dan memperbesar
    intensitasnya
E.    memperbesar frekuensi cahaya sampai di atas frekuensi batas dan
    memperbesar intensitasnya.
 
Pembahasan

Foto elektron tidak terjadi berarti energi cahaya yang disinarkan masih dibawah energi ambang, untuk itu frekuensi cahaya harus diperbesar hingga menghasilkan energi yang melebihi energi ambang. Untuk memperbanyak jumlah foto elektron yang terjadi, maka intensitas cahaya harus dinaikkan.
 
Kunci : E
 
Soal : 5
Hubungan energi kinetik elektron dan frekuensi penyinaran pada gejala foto listrik terlihat pada grafik di bawah ini.
gambar soal 5
Apabila konstanta Planck h, besarnya fungsi kerja logam adalah …
A. 1 h
B. 2 h
C. 3 h
D. 4 h
E. 8 h
 
Pembahasan
Dari gambar terlihat frekuensi ambang adalah 4 HZ, sehingga nilai fungsi kerja logam.
 
Wo = hfo
Wo = h(4)
Wo = 4h
 
Kunci : D
 
Soal : 6
Cahaya dengan panjang gelombang 500 nm meradiasi permukaan logam yang fungsi kerjanya 1,86 × 10–19 joule. Energi kinetik maksimum foto elektron adalah …
A. 2 × 10–19 joule
B. 4 × 10–19 joule
C. 5 × 10–19 joule
D. 6 × 10–19 joule
E. 9 × 10–19 joule
 
Pembahasan
 
Diketahui :

λ = 500 nm
λ = 500 x 10–9 m
λ = 5 x 10–7 m
Wo = 1,86 x 10–19 J

Ditanya : Ek = ....?

Jawab :
gambar penyelesaian soal 6

Kunci : A
 
Soal : 7
Frekuensi ambang suatu logam sebesar 8 × 1014 Hz, dan logam tersebut disinari dengan cahaya yang mempunyai frekuensi 1015 Hz. Jika tetapan Planck = 6,6 × 10–34 J s, maka energi kinetik foto elektron yang terlepas dari permukaan logam tersebut adalah …
A. 132 × 10–19 joule
B. 13,2 × 10–19 joule
C. 1,32 × 10–19 joule
D. 13,2 × 10–20 joule
E. 1,32 × 10–20 joule
 
Pembahasan

Diketahui:
frekuensi ambang fo = 8 × 1014 Hz
frekuensi cahaya f = 1015 = 10 × 1014 Hz

Ditanya : Ek = ...?

Jawab :
gambar penyelesaian soal 7

Kunci : C

Soal : 8
Frekuensi ambang natrium adalah 4,4 x 1014 Hz. Besar potensial penghenti dalam volt bagi natrium saat disinari dengan cahaya yang frekuensinya 6,0 x 1014 Hz adalah...
A. 0,34
B. 0,40
C. 0,44
D. 0,66
E. 0,99
 
Pembahasan
 
Diketahui :
f = 6,0 x 1014 Hz
fo = 6,0 x 1014 Hz
 
Ditanya :
potensial penghenti, Vo = ...?

EK = h(f−fo)
EP = qVo
dimana muatan elektron adalah 1,6 x 10−19 Coulomb.
 
ó EK = EP
ó h(f – fo) = q.Vo
ó 6,6 x 10 – 34 (6,0 – 4,4).1014 = 1,6 x 10 – 19 . Vo
ó 0,66 Volt
 
Kunci : D