MATERI BELAJAR LISTRIK STATIS - 1 : GAYA COULOMB DAN MEDAN LISTRIK XII SMA

SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

Nama Sekolah           : ……………………….

Tahun Pelajaran         : ……………………….

Semester                    : ……………………….

Kelas                           : XII – SMA

Materi Latihan             : Listrik Statis – 1

Hari/tanggal                : ………………………..

Waktu                         : ………………………...

 

 

Daftar Isi :

1.   Gaya Coulomb
     1.1  Teori
     1.2  Latihan
2.   Medan Listrik Ststis
     2.1  Teori
     2.2  Latihan 

 

Materi

 

Gaya coulomb
“Gaya tarik – menarik atau gaya tolak – menolak antara dua atau lebih benda bermuatan listrik statis yang berdekatan”. Gaya coulomb sering juga disebut dengan gaya elektrostatis.
1
Besar gaya F :
2


Aktivitas : 1
Dua buah benda bermuatan QA dan QB terpisah pada jarak 20 cm. Kedua muatan tersebut terjadi interaksi tolak – menolak dengan gaya sebesar 2 x 10 – 4 N. Jika kedua muatan digeser mendekat hingga jaraknya menjadi 10 cm. Tentukan gaya tolak – menolak yang dirasakan kedua muatan tersebut.
 
Pembahasan :
 
Diketahui,
Gaya F1 = 2.10 – 4 N
Jarak pisah awal, r1 = 20 cm
Jarak pisah akhir, r2 = 10 cm

Ditanya,
Gaya F2 = … ?
 
Jawab,
 
ó F1 x (r1)2 = F2 x (r2)2
ó (2 x 10 – 4) x (20 cm)2 = F2 x (10 cm)2
ó F2 = 8.10 – 4 N
 
Latihan
 
Soal : 1
Dua muatan listrik P dan Q yang terpisah sejauh 8 cm seperti gambar di bawah ini.
3
Menghasilkan gaya elektrostatik sebesar 50N. Tentukan gaya elektrostatik yang terjadi jika :
a)  Muatan Q digeser ke kanan sejauh 8 cm
b)  Muatan P diganti menjadi 15 μC
 

Soal : 2

Diketahui dua muatan titik yang sejenis dan sama besar, yaitu QA = QB = 2 x 10 – 2 C terpisah dengan jarak 30 cm. Tentukan gaya tolak – menolak yang dialami kedua muatan tersebut.
 
Soal : 3
Terdapat dua muatan listrik q1 = + 10 μC dan q2 =  – 20 μC yang terpisah pada jarak 6 cm. Tentukan besar dan arah gaya elektrostatik yang dirasakan oleh muatan q1.
 
Soal : 4
Muatan listrik q1 = + 25 nC tertarik dengan muatan q2 yang berjarak 9 cm. Jika besar gaya tarik – menarik yang terjadi adalah 0,25N. Tentukan jenis dan besar muatan q2.
 
Soal : 5
Berdasarkan model atom Bohr, atom hidrogen memiliki pusat inti yang mengandung satu proton dengan muatan + e. Kemudian sebuah elektron bermuatan – e mengelilingi inti dengan jari – jari 5,3 x 10 – 11 meter. Jika e = 1,6 x 10 – 19 C, tentukan gaya tarik – menarik proton yang dirasakan oleh elektron tersebut.  
 
Resultan Gaya, FR :
Gaya coulumb merupakan besaran vektor, sehingga rumus – rumus penyelesaian vektor dapat kita gunakan untuk menyelesaikan soal.
4


Aktivitas : 2
Perhatikan gambar berikut ini.
5
Dua muatan QA = + 18 μC dan QB = + 2 μC terpisah sejauh 20 cm seperti gambar di atas. Diantara A dan B terdapat muatan C (q = – 1 μC) akan diletakkan di tengah – tengah kedua muatan tersebut. Tentukanlah resultan gaya yang dialami muatan q jika diletakkan di titik C.

Pembahasan

6

Hitung besar masing – masing gaya FAC dan FBC menggunakan rumus gaya coulomb.

Gaya FAC :

7

Gaya FBC :

8

Gaya FAC dan FBC memiliki tanda negatip, semata – mata menunjukkan gaya tarik – menarik. Tetapi untuk penyelesaiannya kita menggunakan aljabar vektor.
ó FR = FAC + FBC
ó FR = (– 16,2) + 1,8
ó FR = – 14,4 N
 
Kesimpulan :
Resultan gaya yang dialami C lebih condong ke muatan QA dan besarnya 14,4 N.
 
Aktivitas : 3
 
Soal : 1
Terdapat tiga muatan yaitu QA = – 2 μC, QB = – 4 μC dan QC = + 3 μC terpasang pada titik – titik sudut segitiga sama sisi seperti pada gambar di bawah ini.

9

Jika panjang sisi segitiga tersebut adalah 30 cm. Tentukan resultan gaya coulomb yang dialami muatan QC.
 
Soal : 2
Muatan QA = + 5 μC terletak disebelah kiri muatan QB = – 8 μC. Kedua muatan tersebut terpisah sejauh 30 cm. Jika muatan q = + 2 μC akan di letakkan di titik C yang berjarak 10 cm tepat di kiri muatan QA. Tentukan resultan gaya coulomb yang dialami muatan q tersebut.
 
Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal nomor 3 dan 4.
 
Kesebandingan dan Resultan Gaya Nol
 
Jika suatu muatan terletak di antara dua muatan lain, muatan tersebut akan dipengaruhi dua gaya coulomb. Pada saat kedua gaya tersebut berlawanan arah dan sama besar, besar resultannya akan nol. Jika FA = FB diperoleh FR = 0. Apabila dilakukan penyelidikan, keadaan titik C dan FR = 0 memenuhi dua sifat berikut.
a.   Untuk muatan sejenis, titik C terletak diantara dua muatan seperti pada gambar. Sementara untuk muatan tidak sejenis, terletak di luar kedua muatan dan dekat dengan muatan yang lebih kecil.
b.   Berlaku kesebandingan r √Q
 
Perhatikan gambar di bawah ini,
10
Dimisalkan QA = + 4 μC  dan QB = + 8 μC. Kedua muatan tersebut terpisah sejauh 2,0 meter. Sementara itu muatan qC = 2 μC berada diantara kedua muatan QA dan QB.
 
Soal : 3
Berdaasarkan teks tersebut, lengkapilah kalimat berikut dengan jawaban yang benar.
a.   Muatan QA lebih … dari QB.
b.   Jarak rA lebih …. Dari rB.
c.   Perbandingan rA : rB = ….
d.   Agar tidak dipengaruhi gaya coulomb, muatan qC terletak diantara dua muatan jika 
    muatan keduanya …
e.   Agar tidak dipengaruhi gaya coulomb, muatan qC di luar kedua muatan jika 
    muatan keduanya ….
 
Soal : 4
Pilih satu jawaban yang benar, berdasarkan teks, jika muatan qC tidak merasakan gaya coulomb. Maka qC terletak pada …
A.  1,2 meter di kanan QA.
B.  1,2 meter di kiri QB.
C.  1,2 meter di kanan QB.
D.  0,8 meter di kiri QA.
E.  0,8 meter di kanan QB.
 
Soal : 5
Terdapat muatan sebesar – 2 μC terletak di titik A dan muatan + 8 μC berada di titik B. Adapun jarak antara titik A dan B adalah 30 cm. Jika sebuah muatan q = –  3 μC diletakkan segaris muatan A dan B. Tentukan letaknya agar gaya coulomb yang dialami muatan q sama dengan nol. 
 
 
Medan Listrik
Daerah yang masih dirasakan adanya pengaruh gaya coulomb atau gaya elektrostatik.
12

Kuat Medan Listrik
13


Keterangan
E = medan listrik statis (N/C)
Q = muatan sumber (C)
K = 9.10 9 N.m2.C – 2.
q = muatan uji (C)
r = jari – jari medan listrik statis (m)
 
Aktivitas : 4
 
Soal : 1
Berdasarkan materi yang dipelajari, beri tanda (√ ) pada kotak di depan pernyataan yang tepat. (Jawaban lebih dari satu)
(  )  Kuat Medan listrik di suatu titik berbanding lurus dengan besar muatan listriknya.

(  )     Kuat Medan listrik di suatu titik berbanding lurus dengan kudrat jaraknya ke muatan 

       listrik.

(  )    Arah Medan listrik tergantung pada jenis muatan yang menghasilkannya.

(  )   Arah Medan listrik selalu menuju muatannya

(  )  Pada titik dengan jarak 2 kali lebih dekat terhadap muatan kuat medan listriknya 2 kali 

      lebih besar.

 
Soal : 2
Dua muatan listrik masing – masing bermuatan Q1 = – 40 μC dan Q2 = + 5 μC terletak pada posisi seperti pada gambar berikut.
14
Jika k = 9.109 N.m2.C – 2 dan 1 μC. Tentukan kuat medan listrik di titik P.

Soal : 3

Dua buah partikel A dan B masing – masing bermuatan + 20 μC dan – 45 μC terpisah dengan jarak 20 cm. Jika C adalah titik yang terletak segaris dengan A dan B sehingga kuat medan listrik di titik C sama dengan nol. Tentukan letak C dari titik A.
 
Soal : 4
Tiga muatan +q dan tiga muatan – q disusun membentuk konfigurasi seperti gambar di bawah ini.
14
Jika kuat medan listrik di titik P (pusat) karena pengaruh muatan sebesar q adalah E. Dan jarak tiap muatan ke titik P sama besar, tentukan resultan kuat medan listrik di titik P karena pengaruh muatan – muatan yang ada.
 
Soal : 5
Perhatikan gambar di bawah ini,
15
Dua muatan QA = – 36 pC dan QB = + 12 pC terpasang pada titik – titik sudut segitiga siku – siku seperti gambar di atas. Resultan kuat medan listrik di titik C pengaruh dari kedua muatan tersebut adalah …

A.  9,0 N/C

B.  6,3 N/C

C.  4,5 N/C

D.  0,9 N/C

E.  0,63 N/C


Tambahan : 

tambahan


Keterangan Gambar 
Sertifikat atau piagam atas nama Nicholas Sidik yang ditanda tangani Menteri Pendidikan RI. Setelah Nicholas Sidik menjadi juara 1 OSN (Olimpiade Sains Nasional) tingkat SMP.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANGKUMAN BUNYI UNTUK KELAS VIII SMP/MTs

Materi Ajar Bunyi kelas Fisika VIII SMP

RANGKAIAN LISTRIK – 1