SOAL DAN PEMBAHASAN PENGUKURAN, JANGKASORONG DAN MIKROMETERSKRUP

SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
Tahun Pelajaran         : 2026/2027
Semester                    : I (satu)
Kelas                           : X – SMA
Mata Pelajaran           : Fisika
Materi Ajar                  : Pengukuran
Hari/tanggal                : ………………
Waktu                         : ……………….

 

Pilihan Berganda

 

Soal : 1
Tebal pelat logam diukur dengan mikrometer skrup seperti gambar

gambar soal no 1

Tebal pelat logam adalah...
A. 4,85 mm
B. 4,90 mm
C. 4,96 mm
D. 4,98 mm
E. 5,00 mm 

Pembahasan

 

Perhatikan gambar mikrometer dengan baik – baik
ó SU = 4,5 mm
ó SP = 46
 
Maka hasil pengukurannya,
ó HU = SU + SP
ó HU = 4,5 mm + ( 46 x 0,01) mm
ó HU = (4,5 + 0,46) mm
ó HU = 4,96 mm
 
Kunci : C
 
Soal : 2
Hasil pengukuran panjang dan lebar sebidang tanah berbentuk empat persegi panjang adalah 15,35 m dan 12,5 m. Luas tanah menurut aturan angka penting adalah.....
A. 191,875 m2.
B. 191,88 m2.
C. 191,87 m2.
D. 191,9 m2.
E. 192 m2.

 

Pembahasan

 

Panjang, p = 15,35 m (4 AP)
Lebar, l = 12,5 m       (3 AP)

 

Luas persegipanjang,
ó A = p x l
ó A = 15,35 x 12,5
ó A = 191,875 m2.

 

Catatan,
Berdasarkan aturan angka penting, hasil akhir harus memiliki 3 AP. Maka luas persegi panjang sama dengan 192 m2.
 

Kunci : E

 

Soal : 3
Untuk mengukur tebal sebuah balok kayu digunakan jangka sorong seperti gambar.

gambar soal no 3

Tebal balok kayu adalah ...
A. 0,31 cm
B. 0,40 cm
C. 0,50 cm
D. 0,60 cm
E. 0,85 cm 

Pembahasan 


ó HU = SU + SN
ó HU = 0,8 cm + (5 x 0,01) cm
ó HU = 0,8 cm + 0,05 cm
ó HU = 0,85 cm
 
Kunci : E

 

Soal : 4
Seorang siswa mengukur diameter sebuah lingkaran hasilnya adalah 8,50 cm. Keliling lingkarannya dituliskan menurut aturan angka penting adalah....(π = 3.14)
A. 267 cm
B. 26,7 cm
C. 2,67 cm
D. 0,267 cm
E. 0,0267 cm

 

Pembahasan

 

Diameter, d = 8,50 cm (2 AP)
Tetapan phi, π = 3,14 (3 AP)

 

Rumus keliling lingkaran K = πd
ó K = πd
ó K = 3,14 x 8,50
ó K = 26,69 cm
ó K = 26,7 cm

 

Kunci : B

 

Soal : 5
Untuk mengukur diameter dalam sebuah gelas dengan jangka sorong seperti pada gambar!

gambar soal no 5

Diameter dalam gelas adalah.....
A. 0,80 cm
B. 0,83 cm
C. 1,67 cm
D. 2,20 cm
E. 2,27 cm

 

Pembahasan

 

Hasil pengukuran, HU :
ó HU = SU + SN
ó HU = 0,8 cm + (3 x 0,01) cm
ó HU = (0,8 + 0,03) cm
ó HU = 0,83 cm
 
Kunci : B
 
Soal : 6
Sebuah balok diukur ketebalannya dengan jangka sorong. Skala yang ditunjukkan dari hasil pengukuran tampak pada gambar.

gambar soal no 6

Besarnya hasil pengukuran adalah ...
A. 3,19 cm
B. 3,14 cm
C. 3,10 cm
D. 3,04 cm
E. 3,00 cm

 

Pembahasan

 

ó HU = SU + SN
ó HU = 3,1 cm + (9 x 0,01) cm
ó HU = (3,1 + 0,09) cm
ó HU = 3,19 cm
 
Kunci : A

 

Soal : 7
Perhatikan gambar pengukuran panjang balok disamping ini! Hasil pengukuran yang diperoleh adalah .....

gambar soal no 7

A. 3,00 cm
B. 3,04 cm
C. 3,09 cm
D. 3,19 cm
E. 4,19 cm

 

Pembahasan
 
Hasil ukur, HU :
ó HU = SU + SN
ó HU = 3,1 cm + (9 x 0,01) cm
ó HU = (3,1 + 0,09) cm
ó HU = 3,19 cm
 
Kunci : D
 
Soal : 8
Kedudukan skala sebuah mikrometer sekrup yang digunakan untuk mengukur diameter sebuah bola kecil seperti gambar berikut :

gambar soal no 8

Berdasarkan gambar tersebut dapat dilaporkan diameter bola kecil adalah....
A. 11,15 mm
B. 9,17 mm
C. 8,16 mm
D. 5,75 mm
E. 5,46 mm

 

Pembahasan

 

Hasil ukur, HU :
ó HU = SU + SP
ó HU = 8 mm + (16 x 0,01) mm
ó HU = 8,16 mm

 

Kunci : C

 

Soal : 9
Sebuah mikrometer digunakan untuk mengukur tebal suatu benda, skalanya ditunjukkan seperti gambar berikut.

gambar soal no 9

Hasil pengukurannya adalah....
A. 2,13 mm
B. 2,63 mm
C. 2,70 mm
D. 2,73 mm
E. 2,83 mm

 

Pembahasan

Hasil ukur, HU :
ó HU = SU + SP
ó HU = 2,5 mm + (13 x 0,01) mm
ó HU = (2,5 + 0,13) mm
ó HU = 2,63 mm

 

Kunci : B

 

Soal : 10
Perhatikan gambar berikut!

gambar soal no 10

Seorang siswa mengukur diameter kelereng menggunakan jangka sorong, hasilnya seperti pada gambar. Diameter kelereng adalah…
A. 5,46 cm
B. 5,56 cm
C. 5,65 cm
D. 5,66 cm
E. 6,46 cm

 

Pembahasan

 

Hasil ukur, HU
ó HU = SU + SN
ó HU = 5,6 cm + (6 x 0,01) cm
ó HU = 5,66 cm

 

Kunci : D

 

Soal : 11
Bondan mengukur massa sebuah batu dengan menggunakan neraca Ohauss tiga lengan dengan skala terkecil 0,1 gram, skala hasil pengukurannya terlihat seperti gambar di bawah ini. Massa batu tersebut adalah….

gambar soal no 11

A. 482,0 gram
B. 480,5 gram
C. 382,0 gram
D. 283,6 gram
E. 280,5 gram

 

Pembahasan

 

Hasil ukur, HU :
ó HU = m1 + m2 + m3
ó HU = 200 gr + 80 gr + 3,6 gr
ó HU = 283,6 gram
 
Kunci : D

 

Soal : 12
Hasil pengukuran diameter suatu tabung dengan mikrometer sekrup adalah 2,70 mm. Gambar yang sesuai dengan hasil pengukuran tersebut adalah....

gambar soal no 12


Pembahasan

 

ó HU = SU + SP
ó 2,70 = 2,50 mm + (20 x 0,01) mm

 

Maka SU = 2,50 mm dan SP = 20

 

Kunci : A

Prestasi Sebagai Guru Private Les 

Prestasi Ruang Guru


Nama murid     : Thomas Sidik 
Asal Sekolah     : SMP Methodist 2 Medan 
Prestasi            : Juara 1 di Ruang Guru 2020 

    Thomas Sidik merupakan siswa SMP Methodist 3 Medan, yang saya ajar dan latih sejak dari kelas VII SMP. Dan berhasil meraih TOP WINER alias jauara 1 dalam lomba olimpiade sains tingkat SMP yang dilaksanakan RUANG GURU. Meski Thomas baru duduk dibangku kelas VIII SMP. 
    Namun saya gagal melatih Thomas Sidik untuk meraih juara di lomba olimpiade sains IPA tingkat SMP se Indonesia. Hal ini berbanding terbalik dengan abangnya Nicholas Sidik yang berhasil menjauarai lomba olimpiade sains Se Indonesia di tahun 2021 untuk tingkatan SMP. 

 








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Ajar Bunyi kelas Fisika VIII SMP

RANGKAIAN LISTRIK – 1

ULANGAN HARIAN 2 DAN PEMBAHASAN